Komunitas Lubuk Ilmu Sukses Gelar Festival Sastra Rembang 2026
Oleh: Redaksi Rembangbercerita.com
REMBANG – Geliat literasi di Kabupaten Rembang semakin terasa nyata. Komunitas Literasi Lubuk Ilmu sukses menyelenggarakan perhelatan akbar "Festival Sastra Rembang 2026" yang dipusatkan di Taman Budaya Sambongan, Sulang, pada Minggu (21/6/2026).
Festival ini menjadi panggung bagi para pegiat seni dan sastra, mulai dari kalangan pelajar hingga masyarakat umum. Acara berlangsung meriah dengan partisipasi 75 peserta yang unjuk kebolehan dalam berbagai kategori perlombaan, di antaranya lomba cipta cerpen, cipta puisi, baca puisi, hingga lomba monolog.
Ketua Komunitas Literasi Lubuk Ilmu, Danang Pamungkas, mengungkapkan bahwa tujuan utama diadakannya festival ini adalah untuk mendobrak stigma bahwa sastra hanyalah hal kuno yang membosankan.
"Kami ingin menunjukkan kepada generasi muda bahwa sastra bukan sekadar buku tua berdebu, melainkan sesuatu yang hidup, menyenangkan, dan sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari kita," ujar Danang di sela-sela acara.
Melahirkan Talenta Muda Berbakat
Salah satu sorotan utama dalam festival tahun ini adalah munculnya talenta-talenta muda yang mampu membawakan isu-isu sosial dengan pendekatan artistik. Luthfia Fathin Adzkiyah, siswi kelas 7 SMP Negeri 1 Lasem, berhasil memukau juri dan penonton hingga menyabet Juara 1 dalam kategori monolog pelajar.
Tampil dengan riasan karakter yang totalitas, Luthfia membawakan naskah monolog yang mengkritisi isu pencemaran lingkungan. Penampilannya membuktikan bahwa panggung literasi di Rembang telah menjadi ruang ekspresi yang efektif bagi para remaja untuk bersuara dan berpikir kritis.
Ruang Kolaborasi dan Ekspresi
Festival Sastra Rembang 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga upaya konkret untuk membangun ekosistem literasi yang berkelanjutan di Rembang. Dengan keberhasilan acara ini, diharapkan minat baca dan tulis masyarakat, khususnya generasi muda, akan terus meningkat.
Dengan konsistensi komunitas dan dukungan masyarakat, masa depan dunia literasi dan sastra di Rembang tampak semakin cerah, menjadikan kota ini salah satu pusat pengembangan kreativitas berbasis tulisan dan seni pertunjukan di Jawa Tengah.
Gabung dalam percakapan